/
/
Hikmah Dibalik Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail Alaihimassalam

Hikmah Dibalik Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail Alaihimassalam

Nabi Ibrahim 'alahissalam

Klik & Ikut Donasi Sekarang!

Picture of Wahdah Inspirasi Zakat

Wahdah Inspirasi Zakat

Sabtu, 24 Mei 2025 ~ 11:39 AM

Bagikan Sekarang :

WhatsApp
Facebook
Telegram

Nabi Ibrahim Alaihissalam adalah seorang hamba Allah yang sangat taat dan penuh keimanan. Pada suatu malam, beliau mendapatkan mimpi dari Allah Subhanahu Wata’ala yang memerintahkannya untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail Alaihissalam. Karena mimpi para nabi adalah wahyu, Nabi Ibrahim tidak mengabaikannya. Meskipun perintah itu sangat berat, beliau yakin bahwa Allah memiliki tujuan yang besar di balik setiap perintah-Nya.

Dengan hati yang teguh, Nabi Ibrahim menyampaikan perintah Allah tersebut kepada putranya, Nabi Ismail. Tanggapan Nabi Ismail sungguh luar biasa. Dengan penuh keimanan dan keikhlasan, ia berkata bahwa dirinya siap menjalankan perintah Allah dan meminta agar ayahnya tidak ragu dalam melaksanakannya. Kesabaran dan kepatuhan Nabi Ismail menunjukkan betapa dalam keimanan yang telah tertanam sejak dini dalam dirinya.

Ketika hari pelaksanaan tiba, Nabi Ibrahim membawa Ismail ke tempat penyembelihan. Dengan ikhlas, beliau mengikat anaknya dan siap menjalankan perintah Allah. Namun, saat hendak menyembelih, Allah Subhanahu Wata’ala menggantikan Nabi Ismail dengan seekor domba yang besar. Ini menunjukkan bahwa Allah tidak menginginkan darah atau daging, tetapi keikhlasan dan ketaatan hamba-Nya.

Peristiwa ini menjadi ujian keimanan yang luar biasa bagi Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, dan keduanya lulus dengan sempurna. Mereka membuktikan bahwa cinta dan ketaatan kepada Allah harus lebih besar daripada cinta terhadap apa pun, bahkan kepada anak sendiri. Karena ketaatan dan ketulusan mereka, Allah mengabadikan kisah ini dalam Al-Qur’an dan menjadikannya teladan sepanjang zaman.

Sejak saat itu, umat Islam diperintahkan untuk melaksanakan ibadah qurban setiap Idul Adha sebagai simbol ketakwaan dan pengorbanan. Ibadah qurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga tentang menghidupkan nilai keikhlasan, kepatuhan, dan berbagi kepada sesama. Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mengajarkan bahwa ketakwaan sejati adalah tunduk sepenuhnya kepada perintah Allah dengan penuh cinta dan kepercayaan.

Berita Lainnya :

Program Aqiqah Syar’i WIZ Sentuh Penghafal Al-Qur’an

Program Aqiqah Syar’i WIZ Sentuh Penghafal Al-Qur’an

Pengurus Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Wajo dalam program Aqiqah Syar’i kembali menyentuh dan memberi manfaat kepada  santri penghafal Al-Qur’an di…
Berbagi Al-Qur’an, WIZ Harap Bangun Generasi Berakhlak!

Berbagi Al-Qur’an, WIZ Harap Bangun Generasi Berakhlak!

Amil Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Wajo kembali melakukan aksi tebar Al-Qur’an. Kali ini, kegiatan itu dilakukan di TPA Fastabiqul Khairat,…
10 Murid Berprestasi SD IT Yaa Bunayya Sengkang Terima Beasiswa Pendidikan dari WIZ Wajo

10 Murid Berprestasi SD IT Yaa Bunayya Sengkang Terima Beasiswa Pendidikan dari WIZ Wajo

Sebanyak 10 murid berprestasi SD IT Yaa Bunayya Sengkang menerima beasiswa pendidikan dari Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Wahdah Inspirasi…
Bersama Murid SDIT Yaa Bunayya, WIZ Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran di Kampung BNI

Bersama Murid SDIT Yaa Bunayya, WIZ Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran di Kampung BNI

Bersama murid SDIT Yaa Bunayya Sengkang, Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Wajo⁠ kembali menunjukkan kepedulian melalui penyaluran bantuan kemanusiaan kepada warga…
BEM Fakultas Ilmu Sosial UNIPRIMA Adakan Kunjungan Silaturahmi ke WIZ Wajo

BEM Fakultas Ilmu Sosial UNIPRIMA Adakan Kunjungan Silaturahmi ke WIZ Wajo

Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Kabupaten Wajo kembali menerima kunjungan mahasiswa. Kali ini, kunjungan silaturahmi dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas…
Kebakaran di Sabbangparu, WIZ Wajo Asesmen dan Salurkan Bantuan ke Korban

Kebakaran di Sabbangparu, WIZ Wajo Asesmen dan Salurkan Bantuan ke Korban

Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah panggung milik pasangan suami istri, Ambo Intang (53) dan Siti Rabiyah (49), di Dusun Tosiang,…

Sedikit dari Anda, berarti segalanya bagi mereka. Mari berbagi kebaikan hari ini!