Piter Pongtiku namanya, seorang Muallaf yang sudah lanjut usia berasal dari Tamalanrea Indah, Kota Makassar. Berpisah dari keluarganya lantaran memilih keputusan yang sangat berat dalam perjalanan hidupnya yaitu memilih jalan hidayah memeluk agama Islam.
Keputusannya itu membuat Kakek ini tidak diterima lagi oleh keluarga besarnya yang bermukim di Kota Makassar. Sehingga ia memutuskan untuk kembali ke kampung halamanya seorang diri di Tanah Toraja, Sulawesi Selatan.
Informasi keberadaan beliau pertama kali dikemukakan oleh Ibu Serfiani, warga Wajo kepada WIZ. Dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa terdapat seorang Kakek Muallaf berada di Masjid Agung Ummul Quraa, Jl. Masjid Raya, Sengkang, Sabtu (23/5/2026).

Karena terkendala biaya transportasi, Kakek ini tidak mampu melanjutkan perjalanan ke Tanah Toraja.
Mendapat informasi tersebut, tim WIZ Wajo bersama Ibu Serfiani segera menuju ke Masjid Agung Ummul Quraa untuk menemui langsung Kakek Piter Pongtiku. Setelah melihat kondisi beliau secara langsung, Amil WIZ Wajo kemudian menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp500.000, untuk biaya transportasi dan akomodasi ke kampung halamannya, Tanah Toraja.
Bantuan ini adalah wujud alokasi dana zakat dari para Muzakki. Dimana, Muallaf merupakan salah satu golongan yang berhak menerima dana zakat.





