Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Gerai Wajo bersama Disaster Management Center Ikatan Alumni Teknik Universitas Hasanuddin (DMC IKATEK-UNHAS) resmi menjalin kerja sama dalam bidang manajemen kebencanaan, pemberdayaan masyarakat, serta isu sosial ekonomi.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang berlangsung di Kantor WIZ Gerai Wajo, Selasa, 29 September 2026. Nota Kesepahaman tersebut tercatat dengan Nomor 006/MOU/WIZ-WAJO/IX/2026 dari WIZ Gerai Wajo dan Nomor 16/MOU/DMCIKATEK-UNHAS/IX/2026 dari DMC IKATEK-UNHAS.
Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Muhammad Idrus, selaku Ketua WIZ Gerai Wajo, dan Muh. Syukri Turusi, S.T., selaku Ketua Umum DMC IKATEK-UNHAS.
Kerja sama ini menjadi langkah bersama dalam memperkuat sinergi di bidang kemanusiaan dan pembangunan masyarakat, khususnya melalui pendekatan pentahelix kebencanaan, pengurangan risiko bencana (Disaster Risk Reduction/DRR), serta perencanaan tanggap darurat (Disaster Response Plan/DRP).
Dalam ruang lingkup kerja sama, kedua lembaga sepakat mengembangkan sejumlah program, di antaranya capacity building, inovasi teknologi tepat guna, WASH, pendidikan, energi berkelanjutan, isu perubahan iklim dan lingkungan, serta pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat.
Bidang peningkatan kapasitas juga mencakup pelatihan mitigasi bencana, pemetaan kawasan rawan bencana, edukasi literasi kebencanaan, simulasi tanggap darurat, basic rescue, bantuan hidup dasar (BHD), pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), manajemen bencana, energi terbarukan dan kelistrikan, komunikasi darurat, teknologi informasi hingga supply chain.

Selain aspek kebencanaan, kerja sama diarahkan pada penguatan pemberdayaan keluarga dan masyarakat melalui pengembangan UMKM, pertanian dan perkebunan, serta berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, WIZ Gerai Wajo memiliki peran dalam pendataan, penyusunan konsep, perancangan program, pengembangan jejaring serta penyediaan dukungan yang diperlukan dalam pelaksanaan kegiatan. Sementara DMC IKATEK-UNHAS berperan dalam melakukan asesmen, menentukan program pemberdayaan, memberikan pendampingan, dukungan dan evaluasi terhadap program yang disepakati bersama.
Kedua pihak juga membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah, perguruan tinggi, lembaga masyarakat, organisasi sosial, serta pihak lainnya sebagai bagian dari jejaring pentahelix kebencanaan.
Kerja sama ini berlaku selama satu tahun sejak ditandatangani dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak. Adapun pelaksanaan teknis dan dukungan pembiayaan setiap kegiatan akan diatur lebih lanjut melalui perjanjian kerja sama tersendiri.
Melalui kolaborasi tersebut, WIZ Gerai Wajo dan DMC IKATEK-UNHAS diharapkan dapat memperkuat kontribusi bersama dalam membangun masyarakat yang lebih siap menghadapi risiko bencana sekaligus mendorong kemandirian dan peningkatan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat.





